✦ Pemusik & Penulis Lagu Independen ✦

HanFarhani

Blues · Puisi · Kritik Sosial

Menggabungkan blues, puisi, dan refleksi intelektual dalam satu kesatuan karya. Lirik yang puitis, kontemplatif, dan sarat kritik sosial — musik sebagai medium dialog antara emosi dan realitas.

Han Farhani
BLUES PUISI KRITIK SOSIAL JAZZY BLUES BOOGIE WOOGIE INDEPENDEN CD & DSP BLUES PUISI KRITIK SOSIAL JAZZY BLUES BOOGIE WOOGIE INDEPENDEN CD & DSP
01

Blues sebagai
Bahasa Jiwa

Han Farhani adalah pemusik dan penulis lagu independen yang menggabungkan blues, puisi, dan refleksi intelektual dalam satu kesatuan karya. Ia dikenal melalui lirik yang puitis, kontemplatif, dan sarat kritik sosial.

Sebagai performer, ia menghadirkan pengalaman pertunjukan yang tidak hanya musikal, tetapi juga reflektif — membuka ruang dialog antara musik, emosi, dan gagasan yang jarang ditemui dalam lanskap musik populer saat ini.

Pengaruh & Inspirasi
Musik: The Rolling Stones · Slank
Sastra: W.S. Rendra · Saut Situmorang
Pemikiran: Karl Marx · Thomas Piketty · Karl Polanyi
19+
Tahun
Bermusik
57+
Karya
Dirilis
CD+
Format
Rilis

Karya Terkini

Album Artwork
"Siapa yang Memasak Makan Malam Han Farhani?"
2026
Dirilis 4 Apr 2026

"Siapa yang Memasak Makan Malam Han Farhani?"

Album solo terbaru Han Farhani — sebuah karya blues yang lahir dari kegelisahan atas ketimpangan ekonomi dan realitas sosial. Seluruh lagu berangkat dari puisi yang ditransformasikan menjadi komposisi musik.

Melalui pendekatan ini, Han Farhani menghadirkan kritik sosial yang tidak menggurui, mengalir melalui emosi, narasi, dan pengalaman manusia. Tersedia dalam format CD dan Digital Streaming Platforms.

Blues Jazzy Blues Boogie Woogie Puisi Kritik Sosial
▶ Dengarkan Sekarang

Siapa yang Memasak
Makan Malam Han Farhani?

01
Laba-Laba Makan Serangga
Blues · Puisi tentang kesetiaan & politik
02
Di Wastafel
Jazzy Blues · Keseharian yang absurd & berlapis
03
Dosen Ekonomi di Universitas Swasta
Boogie Woogie · Satir kelas pekerja intelektual
04
Marilah Kita Pergi
Blues · Kegelisahan & pelarian dari alienasi
05
Pergi dengan Kereta Api
Blues · Perjalanan, revolusi, dan kenyataan
06
Puisi Paling Sedih
Slow Blues · Realitas Indonesia sebagai puisi
07
Berita Hari Ini
Blues Rock · Kritik keras terhadap kekuasaan
08
Kalau Presiden Takut
Blues · Perlawanan melalui seni & suara
09
Anna
Ballad Blues · Tubuh, kerja, dan kesunyian perempuan

Puisi yang
Menjadi Nada

04
Marilah Kita Pergi
Marilah kita pergi, meninggalkan tempat-tempat kerja, dan tempat-tempat yang membuat kita terasing.

Malam tertutup gerimis. Tubuh kita basah seperti sebuah sajak.
08
Kalau Presiden Takut
Kalau presiden takut pada lukisan
Penuhilah tembok-tembok dengan warna yang tak bisa dihapus

Dan kalau presiden takut pada rakyat
Jadilah api yang menyala.
09
Anna
Anna... Kamu menangis dalam takdirmu, mimpimu, jiwamu, cintamu, hidupmu, lukamu, kerjamu, mesinmu, waktumu, upahmu, jarimu, tubuhmu, nasibmu, dan kesunyianmu.

Yang Saya
Bawa ke Panggung

🎸
Blues Guitar

Dari delta blues hingga jazzy blues — gitar sebagai suara perlawanan.

✍️
Songwriting & Puisi

Transformasi puisi ke dalam lagu — lirik sebagai analisis sosial yang mengalir.

🎙️
Vokal & Storytelling

Menyampaikan narasi dan emosi melalui suara yang hadir sepenuhnya.

🎚️
Produksi Independen

Album indie — dari studio hingga format CD dan platform digital.

🎭
Live Performance

Panggung sebagai medium dialog antara musik, emosi, dan gagasan.

📖
Kritik Sosial

Berakar dari pemikiran lintas disiplin — ekonomi, sastra, filsafat, dan musik.

UNTUK
LIPUTAN,
AIRPLAY,
FESTIVAL

Untuk keperluan liputan, airplay, dan undangan pertunjukan atau festival, silakan menghubungi melalui kontak di bawah ini.

Han Farhani